Showing posts with label RESEP. Show all posts
Showing posts with label RESEP. Show all posts

Saturday, December 10, 2016

NYOMOK TEMPE, SI PEDAS KHAS BLORA

DJENG NAWANG



Satu lagi masakan khas Blora yang mungkin belum terlalu banyak dikenal orang, namun tentu sangat populer di kalangan kami sendiri sebagai orang Blora.

Perkenalkan sayur 'NYOMOK TEMPE'.

Dari namanya tentu kita dapat menebak bahwa bahan dasar dari sayur ini adalah tempe. Si sehat berbahan dasar kedelai ini tergolong murah dan banyak ditemui di pasar manapun di negara kita. Alhamdulillah yaaa... Hahahaha...

Sayur ini memiliki cita rasa yang gurih dan pedas. Namun itu bisa kita sesuaikan sendiri samai dimana level pedas yang kita inginkan. Tinggal tambah cabenya aja ya, kan. Hahahaha...

Nyomok tempe ini biasa disertakan sebagai salah satu masakan andalan dalam setiap acara yang berbau kenduri oleh masyarakat Blora. Rasanya belum lengkap bila dalam acara hajatan kami tidak menjumpai Nyomok Tempe. Kurang gurih-gurih enyoiii gitu... ahahahah... Namun bukan berarti dalam keseharian kami tidak ada yang memasak sayur ini. Hanya saja mungkin para ibu muda yang sibuk sekarang tidak memiliki banyak waktu untuk membuatnya dikarenakan ragam rempahnnya yang tergolong rumit.. eh buanyaaakk... susah juga hapalinnya... kalau kurang satu aja... jadi ga pas juga kan rasanya... iya kan...

Bentar yaaa, saya minta bocoran dulu ama ibuk tercinta... jiahahahahah...
OKEY, bebs..

Mari kita mulai dari bahan-bahan yang harus disiapkan dulu ya...

BAHAN :

250 gr tempe iris dadu atau segitiga
2 buah ikan panggang (ikan asap)
500 ml santan (bagi menjadi santan bening dan santan kental)

BUMBU IRIS :

5 butir petai (sesuai selera, beb)
6 buah cabe hijau
5 buah cabe merah
5 butir bawang merah
3 siung bawang putih
1 tomat ukuran sedang

BUMBU ULEG :

1/2 sendok teh merica
kunyit (seukuran 1 butir jagung)
2 butir kemiri
4 buah cabe rawit
1 siung bawang putih

BUMBU LAIN :

2 ruas jahe (geprek)
1 ruas lengkuas
1 lembar daun salam
2 lembar daun jeruk

Banyak yaaaa... hahahaha...

Oke mulai cara memasak yaaa...

  1. Pertama letakkan tempe, ikan panggang dan santan bening dalam panci dulu ya. Letakkan dulu, ga pakai api hehehe..
  2. Tumis bawang merah dan bawang putih yang sudah di rajang tadi sampai kekuningan, baru menyusul bumbu iris yang lain seperti cabe hijau, cabe merah, tomat dan petai. Tumis hingga layu.
  3. Setelah bumbu iris layu masukkan bumbu uleg dan bumbu lainnya seperti jahe, lengkuas, daun salam, daun jeruk. Tumis hingga sedikit berminyak dan berbau haruuuum.. Hmmm.. ceklek, matikan kompor!
  4. Masukkan bumbu yang sudah ditumis tadi ke dalam panci yang berisi tempe, ikan panggang dan santan. Rebus hingga mendidih.
  5. Tambahkan garam, gula dan penyedap rasa (jika berkenan). Kira-kira sendiri ya, beb. Tapi gulanya sedikit saja, kira-kira seujung sendok teh. Cuma sebagai penyeimbang rasa aja.
  6. Setelah mendidih, masukkan santan kental. Rebus hingga mendidih dan tempe menjadi matang. Hmmm... Sluuurrrpp... cicipi.. pas rasanya??? Matikan kompor, ceklek!!!
  7. Hidangkan!!! Hahahaha...
  8. Mantab disantab di siang hari baik dalam cuaca panas ataupun hujan. Guriiih, pedesss, sedeeep... ughh.. mana tahan, udah ngeces aja nih rasanya..


Nah, selamat mencoba!!!

Salam ~DJENG NAWANG~

Wednesday, October 30, 2013

SAMBAL TONGKOL CABE HIJAU




Mendengar kata ' Sambal Tongkol Cabe Hijau ' pasti akan membuat adik laki-laki saya satu-satunya tersenyum kegirangan. Begitu sukanya dia dengan menu yang saya ciptakan sendiri itu.


Ciee, ciptakan... Preet!!! Jangan percaya ya... Hahahaha....

Hahaha... ya karena memang menu itu saya karang sendiri tanpa ada yang mengajari saya, meskipuuun... sambal cabe hijau itu bukanlah menu yang asing bagi kita orang Indonesia. Apalagi bagi mereka yang berasal dari Sumatera, Palembang, Bengkulu, Jambi, Padang dan sekitarnya. Sambal cabe hijau tentu merupakan menu mereka sehari-hari.

Sambal Tongkol Cabe Hijau saya ini pun tidak berbeda dengan sambal tersebut. Bahkan memang mengadaptasi sambal cabe hijau dari teman saya yang dari Padang. Hanya saja mungkin ini lebih simple dan praktis karena saya tidak melibatkan santan dalam pembuatannya.


Yuuuk, mari kita simak bagaimana cara saya membuatnya....!!!


BAHAN :

1/2 kg ikan tongkol segar

1 ons cabe hijau ( atau sesuaikan selera level pedas yang anda suka )

8 siung bawang merah yang besar

4 siung bawang putih

garam secukupnya

penyedap rasa ( masako atau royco )



CARA MEMASAK :


  1. Potong ikan tongkol sesuai selera anda, buang kepalanya lalu cuci bersih dan tiriskan.
  2. Goreng ikan tongkol setengah matang saja, jangan terlalu kering.
  3. Goreng cabe hijau, bawang merah dan bawang putih sebelum dihaluskan agar aroma 'sengak / langu'nya hilang. Sebentar saja, jangan terlalu kering.
  4. Haluskan cabe hijau, bawang merah, dan bawang putih. Lebih enak diulek daripada di blender, tapi terserah saja jika anda tidak ingin repot.
  5. Tumis bumbu yang telah anda haluskan tersebut kemudian tambahkan garam dan penyedap rasa.
  6. Tambahkan setengah gelas air, lalu masukkan ikan tongkol.
  7. Rebus ikan tongkol bersama bumbu hingga air rebusan habis / mengering dan menjadi sambal.
  8. Hidangkan dengan nasi hangat sesuai selera anda.


Catatan : Orang-orang lebih suka menikmatinya dengan daun singkong rebus sebagai pelengkap.


Selamat Mencobaaa....!!!!

Saturday, October 26, 2013

SATE KAMBING GURIH DAN EMPUK

Suka sate kambing?

Mau beli tempatnya jauh, antrinya lama, harganya juga lumayan mahal...

Kenapa ga coba bikin sendiri?!?

Olalaaa... mana bisa?
Bisa dooonk!!!!
Nie saya bagi resepnya...


Bahan :

500 gram daging kambing

4 siung bawang putih

1/2 cm kunyit

Merica bubuk secukupnya

Garam secukupnya

Gula secukupnya

Kecap

Bawang merah

Cabe rawit

Tomat


Alat :

Tusukan sate 

Tungku pembakar sate

Arang


Cara memasak :


  1. 500 gram daging kambing, pilih yang bagus dan tidak terlalu banyak serat ya, Bun! Ooops, jangan dicuci, Bun... Bukannya jorok, tapi disitulah rahasianya agar daging tetap kesat, mudah ditusuk, dan menempel pada tusukan saat dibakar.

  2. Iris daging sesuai selera, dadu atau agak memanjang sesuaikan dengan besarnya tusukan sate.

  3. Haluskan bawang putih dan kunyit.

  4. Campurkan bumbu yang dihaluskan ( bawang putih dan kunyit ), taburkan merica halus, gula dan garam secukupnya. Campur dengan irisan daging sampai rata. Biarkan sebentar sementara anda menyiapkan bara dari tungku pembakarnya dan arang.

  5. Tusuk daging yang telah dicampur dengan bumbu.

  6. Setelah selesai, siapkan piring yang telah anda isi dengan kecap dan ditaburi merica bubuk.

  7. Celupkan sate ke piring kecap, tiriskan sebentar lalu bakar, bolak -balik hingga setengah matang.
  8. Ulangi celupkan lagi sate setengah matang tadi pada piring kecap agar bumbu lebih merasuk dan bakar hingga matang dan empuk. Kalau bara apinya bagus maka sate akan lebih cepat matang, jadi jangan dibakar lama-lama, ntar gosong.. hehehe...
  9. Begitu seterusnya... kalau bakar jangan satu-satu yaaa, kelamaan.. 5 tusuk atau 10 tusuk sekali bakar... hihihi...
  10. Untuk sambalnya gampanglah Bun, tinggal iris-iris bawang, cabe, dan tomat terus masukin ke mangkuk dan kasih kecap. Jadi deh!!!
  11. Nah, tinggal anda hidangkan sesuai selera anda, Bun.

Mmm, kenapa tidak direndam dengan parutan nanas dulu biar empuk?

Bun, kata ibu saya nanas hanya akan mengurangi cita rasa daging. Asal anda tahu gula-lah yang akan membuat bumbu menempel dan meresap pada daging sehingga daging akan menjadi empuk dan gurih. 

Mudahkan??!!

Selamat mencoba...!!!


SAYUR MENIR KHAS BLORA


Sayur menir adalah sayur khas kota Blora, Jawa Tengah. Mengapa saya bilang khas? Karena ternyata memang tidak pernah saya jumpai di kota lain yang meskipun bertetangga dengan Blora.

Sesuai dengan namanya Menir yang dalam bahasa kami artinya adalah beras (yang kecil-kecil dan agak hancur) maka tentu saja sayur ini melibatkan menir dalam pembuatannya.


Bahan utama dari sayur menir adalah bayam. Bumbu yang dibutuhkan pun sangat minimalis hanya bawang merah, menir dan temu kunci. Sayur menir cenderung memiliki cita rasa gurih, segar dan manis. Jadi sayur ini sangat baik untuk anak-anak, bahkan bayi yang baru belajar makan nasi halus dan juga orang dewasa. Selain cita rasa yang manis dan banyak disukai oleh anak-anak, sayur ini tentu saja kaya akan vitamin dan zat besi yang baik untuk pertumbuhan mereka.

Suatu hari teman saya yang orang Padang mengeluh pada saya bahwa anak-anaknya sulit sekali makan nasi dan sayuran. Kalaupun mau makan anak-anak maunya makan mie instant, sosis atau bakso. Saat dia bertanya kepada anak-anaknya tentang alasan mereka tidak mau makan nasi dan sayur, anak-anaknya menjawab bahwa mereka tidak suka karena masakan bunda terlalu pedas dan banyak santan.

"Ya, memang itu kan masakan Padang?" Teman saya mencoba berargument kepada anak-anaknya.

"Iya, tapi adek ga suka, Bun. Bosen." Anak-anak itu membantah argument bundanya.

Di tengah kebingungan itu saya mencoba menyarankan agar dia masak Sayur Menir ini. Karena sayur ini sangat mudah dibuat, simple, cepat juga masaknya dan tentu saja minim budget. Dia menuruti saran saya. Dan hasilnya...

Belum lagi sayur itu matang... 

Si adek sudah tanya " Bun, masak apa sih?" 

"Kenapa?" lirik bundanya. 

"Kok, baunya sampai kedepan. Baunya enak deh, Bun." kata si adek sambil mencoba mengintip masakan yang masih berada di atas kompor. 

" Adek mau, maem pakai sayur ini?" tanya bundanya. 

"Mau, Bun."

Dan benar saja anak-anak itu makan dengan lahap sekali. 

" Wah, sayur ini enak lho Yur. Rasanya ada manisnya, ada gurihnya, seger banget apalagi kalo siang-siang. Anak-anak doyan banget, mereka jadi mau makan bayam. Makasih lho resep rahasianya." dia memuji rasa khas dari sayur ini. 

Dalam hati saya tersenyum, " Hihihi, ini sih bukan rahasia Uni. Tapi ini sayur memang khas Blora turun temurun entah sejak zaman apa. Setiap orang asli Blora pasti tahulah sayur ini."

Jika Anda juga ingin mencoba membuat Sayur Menir Khas Blora ini, berikut saya bagi resepnya :

Bahan :


  1. 1 ikat bayam => potong, cuci bersih
  2. sayuran tambahan bisa gambas ( oyong ), bisa jagung muda ( putren ), bisa labu kuning (waluh) terserah anda saja mau pilih yang mana, yang jelas secukupnya saja. Namanya juga tambahan. Potong dan cuci bersih.



Bumbu :


  1. Bawang merah 5 siung.
  2. Menir / beras 1 genggam kecil saja, sudah dicuci da direndam kira-kira 1 jam terlebih dahulu.
  3. 2 ruas temu kunci => kupas dan geprek kasar, sekedar untuk mengeluarkan aromanya.
  4. Garam secukupnya.
  5. Gula secukupnya sekitar setengah sendok teh, tergantung selera tapi memang cenderung manis.
  6. Penyedap rasa ( mecin ), bukan royco atau masako yaaa... soalnya sayur ini tidak butuh rempah-rempah seperti bawang dan  merica. OOoops... yang ini opsional yaaa... boleh pakai (dikit banget aja).. boleh tidak...


Cara memasak :



  1. Didihkan air secukupnya, kemudian masukkan sayur tambahannya dulu.
  2. Sembari menunggunya mendidih lagi, haluskan bawang merah dan menir jadi satu.
  3. Setelah air rebusan sayur tambahan tadi mendidih, masukkan bumbu yang sudah Anda haluskan ( bawang merah dan menir ) dan temu kunci yang sudah digeprek.
  4. Jika sudah mendidih lagi baru anda masukkan bayam.
  5. Tambahkan garam, gula dan penyedap rasa.
  6. Tunggu hingga bayam menjadi empuk dan matang.




Oh ya, sayur ini sangat cocok untuk menu makan siang di hari yang panas. Lauk yang cocok biasanya ayam goreng, ikan goreng, tahu-tempe goreng, sambal terasi atau sambal teri.



SELAMAT MENCOBA!!!